Ibu Saya Tak Ada Duit Untuk Beli kaus kaki Putih Bu Guru, Ini Pun Ibu Saya..

Luluh hati ini takkala membaca kisah yang ditulis oleh seorang guru bernama Bu Rina yang menceritakan kisah seorang muridnya bernama Fatihah tentang percakapannya bersama murid tersebut.

Kaus Kaki

Percakapan tersebut lebih kepada mengisahkan kehidupan keluarga adik Fatihah yang diibaratkan ‘Hidup dengan serba kekurangan’.

Kisah kemiskinan keluarga adik Fatihah ini diketahui berawal dari Bu Rina bertanya tentang warna kaus kaki yang dipakai Fatihah di mana itu bewarna merah.

Bu Guru bertanya karena berdasarkan peraturan di sekolah murid harus memakai kaus kaki berwarna putih.

Karena pertanyaan itulah segalanya terjawab, luluh hati ini karena kaus kaki tersebut bukanlah dibeli tetapi hanya pemberian orang karena hendak beli kaus kaki putih pun orangtuanya tidak mampu.

Berikut adalah cerita yang dibagikan oleh Bu Guru

Ceritanya begini …. Dalam kelas, sedang ulangan lisan ( tes kepribadian/berkomunikasi) . satu orang akan dipangil kedepan bergiliran. Giliran anak murid yang namanya, Fatihah, saya panggil. Ceritanya seperti suster panggil pasien masuk ruang dokter. Maka Fatihah pun maju ke depan. Sedang dia menuju ke arah saya. Mata saya tiba tiba fokus pada kaus kaki berwarna merah yang dipakainya itu.

Percakapan antara kami seperti berikut …

Bu Guru: Fatihah, kenapa kamu pakai kaus kaki berwarna merah. Kamu tahu seharusnya pakai kaus kaki warna putih kenapa kamu tidak pakai?

Fatihah: Tak ada warna putih Bu Guru. Ibu saya tak ada duit untuk membelinya.

Bu Guru : Terus kenapa kamu beli nya yang warna merah?

Fatihah: Tidak membeli ini buguru, ini ibu saya berebutan dengan yang lain.

Bu Guru : Berebutan ? Di mana? (Perasaan ingin tau semakin tinggi, maka pertanyaan saya lanjutkan)

Bu Guru : Ayahmu apakah bekerja?

Fatihah: Kerja tapi tidak tentu.

Bu Guru : Ayah kerja di mana?

Fatihah: Ayah kerja kasar ( mungkin kuli atau tukang )

Bu Guru : Pergi sekolah bawa duit tak?

Fatihah: Bawa, dua ribu

Bu Guru : Darimana selama ini ibu kamu dapat duit?

Fatihah: Ayah kasih ibu duit . Kadang-kadang ayah bawa uang 10 ribu atau 20 ribu.

(Aku lihat air matanya tergenang namun sedikit pun tidak menetes ke pipinya)

Bu Guru : Di rumah selalu makan apa?

Fatihah: Makan sayur.

Bu Guru : Dapat dari mana?

Fatihah: Ibu cari-cari di belakang pasar.

Bu Guru : Lauk nya?

Bu Guru : Ayah mancing danau kota..( mungkin seperti air bendungan)

Aku tunduk, pejam mata sekejap. Sedihnya, aku rasa malu. Anak berusia 7 tahun ini tabah melalui kehidupan yang sulit. Namun berapa banyak anak yang susah makan dan pilih pilih makanan padahal sayur dan lauk pauk nya kumplit disediakan orang tua namun tak mau di sentuh.

Bu Guru : Fatihah, Bu Guru berpesan, untuk belajar dengan sungguh sungguh dengan rajin dan bantu orang tua kamu.

Fatihah: * hanya sekadar mengangguk

Bu Guru : Ibu guru minta maaf, selama ini selalu marah pada kamu. Setelah ini, ibu guru berjanji akan mengajarkan kamu lebih giat. Biar jadi pandai dan menjadi orang sukses kelak.

Semoga kisah adik Fatihah ini memberi kita sedikit intropeksi dalam diri kita semua agar selalu mensyukuri nikmat dan rezeki yang telah dikaruniakan oleh Allah SWT.

 

Sumber : Siakapkeli.my
Edit Text : Ajat
Dipublikasi di Sosial sekitar kita | Meninggalkan komentar

Waspadai Anak Anda Dengan Social Media

Di Indonesia kriminalisasi pada anak kecil marak terjadi  predator mencari mangsa anak dibawah umur dengan gampangnya nya, mereka dapatkan dengan modus social media anak-anak ABG  mudah terjerat perangkap predator bejad.

Sebagai orang tua mari kita awasi anak kita atau sudara kita agar tidak termakan perangkap predator dan penjahat seks yang tidak bertangung jawab.

online predator

Ini merupakan study case social media experiance tentang ” Tindakan Kriminal Pada Anak  Dari Social Media, walau ini kejadian di Amerika namun ini bisa kita jadikan pelajaran untuk kita semua.

Dipublikasi di Sosial sekitar kita | Meninggalkan komentar

my signature

-Recovered

Dipublikasi di Sosial sekitar kita | Meninggalkan komentar

Pelawak Yang Ga Bisa Melawak

Langsung aja yaa, Saat ini banyak sekali komedian bertaburan di Indonesia dengan seiring banyaknya tayangan televisi yang lebih banyak bertema komedi muncul lah komedian komudian baru,namun sayang nya materi komedi yang mereka sajikan tidak selayaknya para pelawak yang menundang tawa, bahkan ada pelawak senior yang gua heran masih di pake aja padahal itu ga lucu loh.

Oke demikian prolog nya langsung aja yah gw list down mereka yang ngakunya pelawak tapi menurut gw ga lucu [ ini dari kaca mata gw aja yah jadi kalo ada yang ga sependapat yaa maap ya] *smile

1. Omas

OmasIni dia komedian senior awal-awal kehadiran nya di taun 90-an memang cukup lucu sih dengan mengandalkan bibir monyong nya tapi lama kelamaan materi yang di sampaikan nya ga lucu lagi malah kalo di TV lebih ke marah marah gitu lawakan nya perhatikan deh kalo dia muncul di TV

2. Billy Sahputra ( adenya Olga )

billy_syahputraPertanyaan yang mengganjal, apakah Billy itu artis or komedian kalo emang komedian kenapa ga pernah lucu yah yang bikin gw salut adalah si olga yang meng-orbitkan dia sebagai artis padahal kalo bukan sama olga dia ga akan bisa di pake sama TV. Ini ada video nya silahkan di liat ini sih sebenernya bukan tontonan menarik tapi lebih tepat nya buka-buka an aib biar di umbar di masyarakat masalahnya masyarakat suka akan sajian sampah ini.

3. Shahnaz (adenya Raffi)

shahnazSetali tiga uang dengan Billy ini sih sudah di pastikan aji mumpung banget dengan kaka nya Raffi semoga aja bisa lucu yah kamu Naz .

4. Edric Tjandra

Edric 3Ini juga sama setau gw ini jebolan extravaganza 2 deh harusnya lucu sih tapi ini ko ga lucu gw sih ga pernah ketawa kalo liat dia.

5. Jaja Miharja

jaja-miharja-050pelawak yang sampe sekarang gw ga ngerti dari muakanya aja ga ada lucu lucunya antagonis yang ada nih. Kalo nge lawak bawaan nya sama kaya Omas emosi dan meledak-meledak.

Sebenernya banyak lagi sih pelawak yang ga lucu tapi lupa yang ke inget cuma itu nanti akan update lagi deh kalo ada nama pelawak yang ga lucu, demikian analisa ngaco saya semoga berkenan mohon maaf jika ada yang tersinggung ini murni hanya analisa gw.

Sumber foto : www
teks & edit : Ajat
Dipublikasi di Ini Itu, Sosial sekitar kita | Meninggalkan komentar

Foto Orangtua Selfie Dan Kebodohan nya

Langsung aja yah tanpa basa basi kali ini saya menemukan kumpulan foto-foto pose #selfie yang lagi nge trend belakangan ini.

Saking trend nya sampai melupakan buah hati nya, berikut kumpulan foto-foto tesebut.

Ada yang salah dengan foto ini?? tentu saja coba liat anaknya di belakang ??

Silahkan acungkan jari tengah kepada ibu ini

Silahkan acungkan jari tengah kepada ibu ini

Ibuku penari erotis??

Ibuku penari erotis??

No comment dah ama yang ini..kasian tuh bayi nya Arrggh

No comment dah ama yang ini..kasian tuh bayi nya Arrggh

oke siapa yang mau sama ini??? LOL

oke siapa yang mau sama ini??? LOL

yaa keleess itu anaknya mau sikat gigi juga

yaa keleess itu anaknya mau sikat gigi juga

Yaa kalo ini gimana yah ceritanya LOL

Yaa kalo ini gimana yah ceritanya LOL

Ini kan lagi gendong anak ko bisa bisa nya yah, ga ngerti deh ini..

Ini kan lagi gendong anak ko bisa bisa nya yah, ga ngerti deh ini..

Kamfreet kamfreet kamfreeet

Kamfreet kamfreet kamfreeet

Ini orang tua paling idiot... leher nya itu loh yang belom kuat..#poorBaby

Ini orang tua paling idiot… leher nya itu loh yang belom kuat..#poorBaby

Oke demikian foto-foto orang tua yang selfie bener-bener selfie memintingkan diri sendiri bahakan buah hatinya sampe di abaikan. Silahkan dijadikan pelajaran yaah teman-teman.

Dipublikasi di Ini Itu, Sosial sekitar kita | Meninggalkan komentar

Wanita Indonesia Jaman Dahulu ( Jadul )

Kalo liat Google dengan search keyword ” Foto cewe Indonesia ” pasti akan keluar artis-artis yang cantik dan bikin kita merem melek (untuk kaum cowo).

Taukah kamu-kamu sekalian kalo wanita Indonesia dulu (asli belom ada indo-indoan) bentuk nya seperti apa, nih silahkan diliat ya..

MarjaniNamanya Marjani, Asli Purwokerto 1886. Belajar sebagai perawat di Utrecht. Beliau menikah dengan tentara Inggris dan menetap di India.

SumiartiSumiarti, gadis asal Surakarta yang diadopsi oleh keluarga Harold dari Inggris pada awal abad 19.

HalimahHalimah, L: 1892, Bogor. Belajar tari di Rotter Dansacademie. Beliau menikah dengan seorang pelukis potret dari Perancis

MagdalenaMagdalena Kusmiran, L: 1887, Blora. Mendapat beasiswa seni lukis di Koninklijke Academie van Beeldende Kunsten.

Kalo diliat nih yang terakhir yang rada bagusan yaa, jaman dulu ini mereka kayanya cewe yang cantik2 yah A.K.A kembang desa haha..

Sumber : Twitter
Dipublikasi di Ini Itu, Sosial sekitar kita | 7 Komentar

Cuma mau Kasih Tau

Cuma mau kasih tau aja kalo gw baru upload video ini di yusup…

Dipublikasi di Sosial sekitar kita | Meninggalkan komentar